Sterling Menguat Tajam Jelang Voting Brexit Jilid Dua

Sterling menguat tajam lebih 1% terhadap Greenback pada hari ini, Rabu (13/3), menjelang voting Brexit yang kedua, setelah voting yang pertama kemarin menghasilkan suara dimana proposal kesepakatan Brexit terbaru Perdana Menteri Theresa May ditolak oleh Parlemen Inggris.

Voting yang kedua adalah untuk menentukan apakah Inggris akan keluar tanpa adanya kesepakatan dengan Uni Eropa (No Deal Brexit), atau memperpanjang waktu keluar dari Uni Eropa yang seharusnya pada tanggal 29 Maret mendatang.

GBP/USD sementara ini terpantau naik 1.12% di kisaran 1.3218 pada pukul 22:53 WIB, setelah merosot tajam dan berakhir melemah 0.67% ke posisi 1.3065 terhadap Dolar AS pada perdangan kemarin (Selasa 12/3).

Martin Essex dari DailyFX mengatakan, “GBP/USD naik cukup tinggi pada awal sesi Eropa hari Rabu, menjelang voting di parlemen Inggris pada pukul 19:00 GMT untuk menghapuskan (probabilitas) ‘No-Deal Brexit’. Anggota parlemen kemungkinan tak akan memilih untuk meninggalkan (Uni Eropa) pada 29 Maret tanpa kesepakatan apapun, walau hal itu masih jadi pilihan hukum akhir jika semua skenario lain tak terwujud.

Namun, bagi trader GBP, voting hari Kamis mengenai apakah (Inggris) akan meminta Uni Eropa untuk menunda deadline 29 Maret, bisa menjadi lebih penting. Tak ada jaminan bahwa 27 negara anggota Uni Eropa lainnya akan menyetujui penundaan itu, tetapi pilihan Inggris untuk mengajukannya kemungkinan bisa membantu GBP dan mengurangi volatilitas mata uang ini.”