Sterling Anjlok Tajam Meskipun Data PMI Inggris Naik Melebihi Perkiraan

Poundsterling berada di bawah tekanan terhadap Greenback pada hari ini, Rabu (02/01/2019),
meskipun data PMI Inggris di sektor manufaktur berekspansi melebihi perkiraan pada bulan Desember 2018.

Melemahnya Sterling terjadi menyusul adanya laporan yang menyebutkan kekhawatiran para pengusaha Inggris terhadap ketidakpastian Brexit.

Markit melaporkan hari ini bahwa Purchasing Managers Index (PMI) Inggris di sektor Manufaktur,
membukukan kenaikan dengan indeks angka 54.2 pada bulan Desember, lebih tinggi dari perkiraan
untuk kenaikan 52.5, setelah bulan sebelumnya membukukan indekx angka 53.6.

GBP/USD sementara ini terpantau turun 1.22% di posisi 1.2596 pada pukul 23:57 WIB dengan bias intraday yang sangat bearish selama harga diperdagangkan di bawah level 1.2658 untuk menguji support 1.2554 dan 1.2500.

Pada sisi upside, di atas 1.2658 dibutuhkan untuk mengurangi tekanan bearish namun waspadai pula respon sellers susulan di area ini. Hanya break atau penutupan harga di atas 1.2738 yang dapat berisiko mengkonfirmasi minat buyers untuk menargetkan resistance 1.2770 dan 1.2800/11.