Sentimen Perang Dagang dan Suku Bunga the Fed Dukung Dolar

Dolar AS memperpanjang penguatannya pada perdagangan siang ini, Selasa (27/11/2018), saat berlanjutnya kekhawatiran atas potensi perang dagang baru antara China-AS yang memberi dukungan terhadap permintaan mata uang safe haven.

Indeks Dolar yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya sementara ini menguat tipis 0.03% atau 0.030 poin ke level 97.10 pada pukul 14.41 WIB.

Dilansir dari Reuters, sentimen terhadap aset berisiko telah terbebani komentar Presiden Donald Trump pada Senin (26/11) yang tampaknya menyurutkan harapan gencatan perdagangan dengan China.

Dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, Trump mengatakan perkiraan untuk bergerak maju dengan menaikkan tarif pada barang impor China senilai US$200 miliar menjadi 25% dari 10%.

Sementara itu, investor juga fokus pada pidato Gubernur Fed Jerome Powell pekan ini, dan risalah rapat pertemuan bank sentral AS pada 7-8 November yang akan dirilis pada Kamis (29/11), untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang rencana kenaikan suku bunga the Fed.

Investor juga mewaspadai kemungkinan melemahnya reli dolar jika pertumbuhan yang melambat mendorong The Fed untuk menghentikan siklus pengetatan moneter lebih cepat dari yang diperkirakan.