Sempat Melemah Setelah ECB, Euro Balik Menguat di Sesi AS

Sempat melemah di sesi Eropa setelah konferensi pers ECB pada hari ini, Rabu (10/4), Euro berbalik menguat terhadap Greenback di sesi AS, menjelang publikasi notulen FOMC yang dijadwalkan tengah malam nanti (WIB).

European Central Bank (ECB) memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunganya di bulan April 2019 sebagai bagian dari upaya bank sentral untuk mendorong inflasi dan pertumbuhan.

Presiden ECB Mario Draghi dalam pernyataanya memperingatkan bahwa data yang dihimpun oleh bank sentral dalam beberapa pekan terakhir telah mengonfirmasi melambatnya momentum pertumbuhan di Zona Euro.

Draghi menambahkan bahwa risiko-risiko negatif akan meningkat dalam beberapa bulan ke depan, di tengah  ketidakpastian ekonomi yang berkaitan dengan geopolitik, proteksionisme, dan kondisi pasar negara berkembang.

EUR/USD sementara ini terpantau naik 0.10% di kisaran 1.1271 pada pukul 23:42 WIB, setelah ditutup menguat tipis 0.04% ke posisi 1.1265 pada perdagangan kemarin (Selasa 9/4).

Secara teknikal untuk perdagangan intraday, outlook pasangan mata uang ini positif selama harga diperdagangkan di atas level 1.1259. Resistance berlokasi di 1.1289 dan 1.1315. Sementara level support berada di 1.1233 dan 1.1214.