Poundsterling Terdongkrak Data GDP Inggris dan Rumor Brexit

Poundsterling sempat melemah di awal perdagangan sesi Eropa hari ini, Jumat (11/01/2019), tapi kemudian berbalik menguat sekitar 1 jam setelah rilis beberapa data Inggris yang menunjukkan hasil beragam, yang di antaranya menunjukkan bahwa GDP bulanan mencatat pertumbuhan melebihi ekspektasi.

Menguatnya Sterling terutama disebabkan oleh adanya rumor terbaru yang mengutip ucapan seorang pejabat kabinet pemerintahan Inggris, bahwa Brexit kemungkinan akan ditunda setelah tanggal 29 Maret mendatang.

GBP/USD sementara ini terpantau naik 0.49% di posisi 1.2808 pada pukul 18:03 WIB.

Office for National Statistics (ONS) melaporkan bahwa GDP Inggris berbasis bulanan (Month-over-Month) tumbuh 0.2%, melebihi ekspektasi untuk kenaikan 0.1%, sekaligus mencatat rekor tertinggi dalam empat bulan terakhir. Namun demikian, data lainnya mengecewakan.

Produksi Industri Inggris tercatat -0.4% (MoM) dalam bulan November, demikian pula Produksi Manufaktur menorehkan tinta merah -0.3% dalam periode yang sama. Secara tahunan, Produksi Industri Inggris telah anjlok 1.5%, sementara Produksi Manufaktur merosot 1.1%.