Keputusan the Fed Bikin Dolar Lesu di Sesi Asia Hari Ini

Dolar AS lesu pada hari Kamis (20/12/2018) di perdagangan sesi Asia setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga seperti yang telah diperkirakan pasar.

Indeks Dolar – yang mengukur kinerja USD terhadap mata uang utama lainnya – tergelincir 0.1% ke level 96.33 pada pukul 13.00 WIB.

Dini hari tadi (pukul 02:00 WIB) bank sentral AS mengambil kisaran target untuk suku bunga acuannya menjadi 2.25-2.5% pada hari Rabu waktu setempat, dengn memperkirakan kenaikan suku bunga yang lebih sedikit pada tahun 2019 daripada pertemuan kebijakan bulan September.

Saham-saham AS terdampak volatile setelah keputusan itu dan akhirnya ditutup melemah tajam setelah konferensi pers ketua the Fed Jerome Powell.

Sementara itu, pasangan USD/CNY menguat 0,3% ke 6,9111 setelah People’s Bank of China mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa ia akan memasok likuiditas biaya rendah selama tiga tahun ke bank yang bersedia meminjamkan lebih banyak kepada perusahaan kecil.

Mengutip para analis, Reuters mencatat langkah ini secara efektif adalah pemotongan suku bunga yang ditargetkan. Ekspektasi pelonggaran moneter lebih lanjut untuk memerangi ekonomi yang melambat bisa memberi tekanan lebih pada yuan, tambah artikel itu.

The People’s Bank of China (PBOC) menetapkan tingkat kurs tengah yuan di 6,8936 vs penetapan hari sebelumnya di 6,8869.

Di tempat lain, pasangan USD/JPY kehilangan 0,4% menjadi 112,07 karena Bank Jepang mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar dan mempertahankan target suku bunga jangka pendeknya di minus 0,1% dan target yield 10 tahun sekitar 0%.