Indeks Dolar Kikis Pelemahan Setelah Rilis Data GDP AS

Berhasil mengikis pelemahanya pada hari ini, Kamis (28/2/2019), namun Dolar AS masih tertahan di zona merah, setelah rilis data estimasi awal Gross Domestic Product (GDP) kuartal keempat 2018 yang menunjukkan angka melebihi perkiraan.

Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan hari ini, Kamis (28/2/2019), bahwa estimasi awal GDP berbasis
tahunan meningkat 2.6% pada kuartal keempat tahun 2018. Pada kuartal ketiga, GDP riil meningkat
3.4%. Karena government shutdown baru-baru ini, data awal ini menggantikan rilis perkiraan awal
yang semula dijadwalkan 30 Januari dan perkiraan kedua yang semula dijadwalkan 28 Februari.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya sementara ini
terpantau melemah 0.05% di posisi 96.00 pada pukul 22:02 WIB, setelah turun ke level 95.71.

Adapun pada perdagangan kemarin, Rabu (27/2), Indeks Dolar ditutup menguat 0.18% ke posisi 96.03,
didukung oleh sikap pasar yang mulai ragu terhadap perkembangan perundingan perdagangan AS-China, yang masih berlangsung saat ini di Washington AS.