Euro Merosot Tajam di Sesi AS; Merkel Tolak Stimulus Fiskal

Euro merosot tajam lebih dari 60 pips terhadap Dolar AS di sesi New York hari ini, Kamis (15/08), terbebani oleh apiknya data penjualan ritel AS yang diluar dugaan membukukan kenaikan melebihi ekspektasi.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa Retail Sales berbasisi bulanan periode Juli 2019 membukukan kenaikan 0.7 persen, melebihi perkiraan ekonom untuk kenaikan 0.3 persen seperti pada periode bulan sebelumnya. Core Retail Sales AS juga meningkat 1.0 persen, di atas perkiraan untuk kenaikan 0.4 persen, setelah periode bulan sebelumnya mencatatkan angka 0.3 persen.

Sementara itu, dikabarkan bahwa Federation of German Industries yang mewakili 100,000 perusahaan Jerman, baru-baru ini menghimbau Kanselir Angela Merkel untuk meluncurkan stimulus fiskal guna menggairahkan perekonomian. Namun, kemarin (Rabu 14/8) Merkel menolak saran tersebut. Ia beralasan bahwa belanja publik Jerman tidak memiliki masalah dalam hal besaran maupun timing investasi pemerintah, melainkan menghadapi kebuntuan dalam hal kurangnya tenaga ahli dan lamanya proses perencanaan.

EURUSD saat ini terpantau berada di level 1.1098 atau merosot 0.36 persen pada pukul 22:42 WIB.