Dolar Melemah Jelang Statement FOMC

Dolar AS berada di bawah tekanan pada hari ini, Rabu (19/12/2018), menjelang statement FOMC yang akan disusul konferensi pers Federal Reserve, dimana pasar memperkirakan the Fed akan menaikkan suku bunga, menjadi yang keempat kalinya di sepanjang 2018.

Indeks Dolar yang mengukur kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, melemah 0.281 poin atau 0.29% ke level 96.823 pada pukul 18.37 WIB.

Pergerakan Indeks Dolar sebelumnya dibuka di zona merah dengan koreksi 0,194 poin atau 0,2% di level 96,910, setelah pada perdagangan Selasa (18/12) berakhir naik hanya 0,004 poin di posisi 97,104.

Dolar melemah akibat terbebani spekulasi bahwa The Fed akan mengisyaratkan rencana untuk memperlambat laju kenaikan suku bunganya di masa mendatang dalam pertemuan kebijakan moneter yang berakhir hari ini waktu setempat (Kamis dini hari WIB).

The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga tetapi investor juga berharap bank sentral itu bisa memberikan petunjuk atas proyeksi laju kenaikan suku bunga pada tahun 2019.

Nomura memperkirakan dot plot akan menunjukkan hanya dua kali kenaikan pada tahun 2019, di bawah panduan sebelumnya yang memproyeksikan tiga kali kenaikan oleh the Fed.