Dibayangi Ketidakpastian Brexit, Sterling Berusaha Kikis Pelemahan

Pound Inggris berupaya untuk bangkit mengikis pelemahannya terhadap Dolar AS pada hari ini, Jumat
(16/11/2018), setelah ditutup dengan pelemahan 1.77% ke posisi 1.2766 di perdagangan kemarin (Kamis
15/11).

GBP/USD sementara ini terpantau menguat 0.48% di kisaran 1.2835 pada pukul 20:17 WIB, dengan outlook teknikal jangka pendek yang negatif selama harga diperdagangkan di bawah level 1.2900.

Poundsterling masih dibayangi oleh kekhawatiran investor atas ketidakpastian politik setelah Dominic Raab mengundurkan diri dari jabatan Menteri Brexit Inggris. Raab mengatakan bahwa ia tidak bisa mendukung syarat dari draft kesepakatan awal Inggris dengan Uni Eropa, yang sedang diperjuangkan oleh PM Inggris Theresa May.

Sementara itu setidaknya ada 16 anggota Partai Konservatif yang menyerukan mosi tidak percaya terhadap May dan hal itu meningkatkan potensi bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa pada bulan Maret tanpa adanya kesepakatan (no deal Brexit).

Tanpa adanya kesepakatan, Inggris akan berpindah mengikuti aturan kepabeanan yang telah ditetapkan
oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) bagi negara-negara eksternal di luar blok perdagangan Uni
Eropa.