Data Inflasi Australia di Bawah Perkiraan, AUD/USD Anjlok ke Level Terendah 6 Minggu

AUD/USD anjok tajam di awal perdagangan ses Asia hari ini, Rabu 24 April 2019, menyusul rilis data inflasi Australia yang mengecewakan. Data tersebut menumbuhkan ekspektasi bahwa Reserve Bank Australia diproyeksikan akan memangkas suku bunganya dalam beberapa bulan ke depan.

Biro Statistik Australia melaporkan hari ini bahwa Consumer Price Index (CPI) berbasis kuartalan, mencatatkan angka nol persen pada periode Maret 2019, meleset dari perkiraan untuk kenaikan 0.2%. Periode sebelumnya data ini membukukan angka 0.5%.

Pertumbuhan inflasi kuartalan yang stagnan tersebut berdampak pada inflasi konsumen berbasis tahunan. CPI y/y Australia untuk periode ini turun dari 1.8% menjadi 1.3%, di bawah ekspektasi pasar yang memprediksikan penurunan ke angka 1.5%.

AUD/USD saat ini turun 0.93% di posisi 0.7034 pada pukul 10:25 WIB, dengan bias teknikal intraday yang strong bearish selama harga bergerak di bawah level 0.7070. Support terdekatnya berada di kisaran 0.7020/00.