Bagaimana dan Mengapa Harga Bergerak?

Mengapa harga bergerak? Ini adalah pertanyaan yang kerap muncul di benak para trader forex pemula tapi beberapa di antara mereka banyak yang memiliki opini yang salah. Banyak di antara mereka yang mengatakan bahwa harga digerakkan oleh “bandar”, namun mereka juga gagal memberikan definisi terhadap istilah “bandar” tersebut.

Lantas, bagaimana dan mengapa harga bergerak? Harga bergerak sebagai reaksi supply (penawaran) dan demand (permintaan) yang terjadi karena beberapa faktor, antara lain suku bunga, kebijakan moneter/bank sentral, kebijakan fiskal (pemerintah), kesehatan/pertumbuhan ekonomi, konflik/krisis politik lokal/regional, perang/sengketa/krisis geopolitik, dan bencana alam. Namun tidak berhenti di sini saja, harga juga bergerak naik/turun adalah karena Human Opinion, atau karena pengaruh psikologi sentimen market/investor/spekulan akibat dari perbedaan pandangan/opini di antara mereka.

Sehingga, kita dapat menyederhanakannya dengan formula seperti di bawah ini:

Pergerakan harga = (Supply & Demand) + Human Opinion

Oleh sebab itu, sebagai trader forex, kita tidak hanya harus memperhitungkan/mempelajari faktor-faktor fundamental yang menyebabkan terjadinya supply & demand, tetapi juga harus memperhitungkan sentimen market (psikologi investor/spekulan). Inilah yang menjadi alasan bahwa bisnis forex itu sangat keras (lebih dari 95% gagal dan hanya sebagian kecil yang sukses dan survive) sehingga bisnis ini tidak cocok untuk semua orang.

Beberapa kesimpulan dan tips sederhana untuk survive di bisnis forex adalah sebagai berikut:
1) Aksi harga/price action adalah gambaran dari (Supply & Demand) + Human Opinion
2) Gunakan analisa teknikal sebagai basis strategi perdagangan jangka pendek/menengah
3) Gunakan analisa fundamental sebagai basis strategi perdagangan jangka panjang
4) Jangan mencampuradukkan analisa teknikal dan fundamental untuk perdagangan jangka pendek
5) Sebelum entri posisi, pelajari terlebih dahulu jadwal rilis data ekonomi yang berdampak tinggi
6) Jangan entri posisi beberapa menit menjelang rilis data ekonomi penting/berdampak tinggi

Namun hal-hal tersebut di atas tidaklah cukup, kita pun harus mempelajari kebiasaan-kebiasan trader yang sudah sukses di bisnis ini.

***

(Dihimpun dari berbagai sumber, dirangkum oleh tim Berita-FX)